7 March 2012

GALUNGGUNG TERSENYUM

Akibat beberapa minggu yang lalu dikabarkan bahwa Gunung Galunggung di Tasikmalaya waspada dan berbahaya, nampak para pengunjung domestikpun terasa sepi bagaikan daerah asing yang belum pernah sama sekali terinjak manusia.Hal ini membuat para pengusaha dan masyarakat kecil di sekitar gunung ini merasa kerugian akibat lahan usahanya sepi tanpa pembeli.Mereka meratapi nasib dengan isunya galunggung akan meletus yang tak akan cepat pulih meskipun 3 bulan."ujar salah seorang pedagang yang masih bertahan saat kami berbincang-bincang dengan mereka. Kami sempat menayakan asal muasal terjadinya isu seperti ini. Meraka menjawab bahwa ada seorang tokoh diwilayah atau arena wisata yang bermimpi katanya, "harus segera mengosongkan arena keramaian ini alias harus mengungsi, karena galunggung akan meletus". Ditambah lagi dengan akibat air di kawah yang pada saat bersamaan berubah keemasan, kemudian oleh petugas dari dinas vulkanologi, air tersebut dibawa sampel untuk ditest, apakah mengandung racun atau tidak. Namun hasil pemeriksaan itu tidak transpran kepada masyarakat sekitar, sekonyong-konyong membawa berita bahwa "Galunggung dalam keadaan Waspada". 
Karena kami merasa penasaran bahkan sama sekali tidak percaya dengan isu itu, karena yang kami tahu,  menurut (Ceritera Rakyat) = BABAD GALUNGGUNG, bahwa Gunung ini akan muntah selama 100 tahun sekali, dan dia akan marah jika wilayahnya teraniyaya alias dipakai kemaksiatan yang terus menerus, maka kami memberanikan diri untuk menyapa Galunggung, dan Gunung ini nampak tersenyum menyambut kadatangan kami ke sana, bahkan terasa nyaman gunung ini tanpa keramaian dan kemaksiatan. Dan yang penting saat ini bagi masyarakat sekitar, bagaimana cara memulihkan kondisi area wisata galunggung ini agar para pengunjung mulai ramai kembali, sehingga mereka membutuhkan fasilitator untuk menekan dan mendesak pemerintah setempat, agar senantiasa mengeluarakan keputusan final, tentang tindak lanjut isu atau kabar burung tersebut, supaya masyarakat di sana bisa aktivitas kembali mencari nafkahnya demi sanak saudaranya. Bahkan pemerintah mengajak media informasi dalam hal ini siaran TV, agar pemulihan kondisi Wisata Galunggung ini dapat dicerna dan dinikmati kembali oleh masyarakat umum tanpa keraguan lagi; disamping kembalinya PAD pemerintah untuk yang satu ini. Sebagai tambahan dari kami, bahwa perbandingan ciri-ciri Gunung Galunggung ini Muntah pada tahun 1982 yang lalu adalah sebagai berikut, 1).  Tumbuhan yang menapak di bukit gunung mula-mula layu dan kering, 2). Adanya angin kencang karena benturan cuaca alam dan gas karena panasnya perut gunung, 3). Binatang-binantang dengan serempak pada lari alias kabur dari area gunung, 4). Muntahlah Gunung ini.........dengan diawali asap tebal.....**

No comments:

Post a Comment